Upu Latu Ali Hatala: Pasar Apung Batu Merah Wujud Impian dan Solusi Kemacetan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 08 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Upu Latu Ali Hatala: Pasar Apung Batu Merah Wujud Impian dan Solusi Kemacetan

Ambon,Tribun-nusantara.web.id.Raja Negeri Batu Merah, Upu Latu Ali Hatala, menyampaikan rasa syukur dan sukacita menyaksikan peletakan tiang pancang pertama pembangunan Pasar Apung atau Water City. Proyek yang diresmikan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang telah lama dinanti masyarakat.

“Alhamdulillah, apa yang sudah lama kita rencanakan akhirnya terwujud hari ini. Pembangunan ini murni dibiayai oleh investor pihak ketiga, sehingga sama sekali tidak membebani anggaran pemerintah daerah,” ujar Upu Latu Ali Hatala kepada awak media, Selasa (7/4/2026).

-Tertibkan Pedagang, Lancarkan Lalu Lintas

Salah satu tujuan utama pembangunan pasar modern ini adalah untuk menata kembali kawasan yang selama ini dipenuhi pedagang liar. Menurut Upu Latu, kondisi saat ini sangat memprihatinkan karena banyak yang berjualan di badan jalan dan trotoar.

“Pedagang menempati jalan dan trotoar, inilah yang menyebabkan kemacetan parah dari arah Pasar Mardika hingga ke Ongkoliong. Nanti, semua akan kita tempatkan di pasar baru yang layak, sehingga fungsi jalan dan trotoar bisa kembali normal dan nyaman,” jelasnya.

-Pasar megah ini dirancang sangat luas dengan kapasitas hingga 600 kios/los. Tidak hanya untuk warga lokal, tempat ini juga terbuka bagi pedagang dari wilayah lain yang ingin menempati unit usaha yang tersedia.

-Ritual Sembilan Dati Simbol Persatuan

Dalam prosesi awal pembangunan, juga dilaksanakan ritual adat khas yang sarat makna. Upu Latu menjelaskan bahwa Negeri Batu Merah memiliki sembilan Dati (marga/klan).

“Masing-masing Dati memohon doa restu dan harapan baik, lalu dituangkan dan disatukan dalam satu wadah tanah liat. Air yang tercampur ini menjadi simbol bahwa kita semua satu, bersatu padu mendoakan kesuksesan pembangunan ini tanpa ada sekat,” paparnya.

-Harapan untuk Dukungan Bersama

Di akhir wawancara, tokoh adat ini mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, dan media massa untuk terus mendukung proses pembangunan ini.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Mari kita bangun bersama demi kemajuan Negeri Batu Merah dan Kota Ambon yang kita cintai,” pungkasnya.

(H.R)