Usai Musabaqah Tilawatil Qur'an 2024, Dugaan “Bagi-Bagi Kursi” di Mimika Menguat
Usai Musabaqah Tilawatil Qur'an 2024, Dugaan “Bagi-Bagi Kursi” di Mimika Menguat
MIMIKA, Tribunnusantara-web.id Aroma tak sedap pasca pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2024 di Kabupaten Mimika mulai menjadi sorotan. Kegiatan yang seharusnya menjadi ajang syiar keagamaan kini justru dituding sejumlah pihak sebagai pintu masuk kepentingan jabatan.04/05/06.
Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap dugaan adanya keterkaitan antara kepanitiaan MTQ dan keputusan rolling jabatan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan, disebut-sebut ada empat posisi strategis yang “diamankan” tak lama setelah kegiatan tersebut berakhir.
Tak hanya itu, anggaran yang mencapai sekitar Rp 10,5 miliar pun ikut dipertanyakan.
Alih-alih fokus pada prestasi dan kualitas pelaksanaan MTQ, muncul dugaan bahwa target tersembunyi justru berkaitan dengan distribusi jabatan bagi pihak-pihak tertentu, termasuk yang memiliki hubungan keluarga.
Kecurigaan semakin menguat setelah terbitnya Surat Keputusan (SK) rolling jabatan sekitar sebulan pasca MTQ. Nama-nama yang sebelumnya terlibat dalam kepanitiaan inti disebut memiliki irisan dengan pejabat yang kemudian dilantik.
Bahkan, muncul klaim bahwa dokumen administratif seperti CV hingga akta usaha telah dipersiapkan sebelum kegiatan berlangsung.
Jika benar, praktik semacam ini bukan hanya mencederai semangat keagamaan, tetapi juga berpotensi melanggar prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika terkait dugaan tersebut.
Publik pun menunggu transparansi dan penjelasan terbuka guna memastikan apakah ini sekadar kebetulan administratif atau indikasi praktik yang lebih serius.
Pengawasan dari lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran dan proses pengangkatan jabatan berjalan sesuai aturan.
Hingga berita ini belum di publikasi pihak redaksi sudah melakukan konfirmasi kepada pihak Pemda,namun tak di respon.
"Elang Kei"








































Komentar via Facebook