Usai Musabaqah Tilawatil Qur'an 2024, Mimika Diguncang Isu “Ibadah Berbalut Kepentingan Jabatan”
Usai Musabaqah Tilawatil Qur'an 2024, Mimika Diguncang Isu “Ibadah Berbalut Kepentingan Jabatan”
MIMIKA, Tribunnusantara-web.id Apa yang tersisa dari MTQ 2024 di Kabupaten Mimika? Bukan sekadar gema ayat suci, tetapi juga bisik-bisik tajam soal dugaan praktik yang jauh dari nilai-nilai keagamaan itu sendiri.
Di balik panggung religius, muncul narasi yang sulit diabaikan: kegiatan yang seharusnya sakral diduga terseret ke pusaran kepentingan kekuasaan.
Sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyebut adanya “jalur cepat” menuju kursi jabatan, yang konon telah disiapkan bahkan sebelum MTQ digelar.
Anggaran sekitar Rp 10,5 miliar kini ikut terseret dalam sorotan. Pertanyaannya sederhana namun menghantam: apakah dana sebesar itu benar-benar untuk syiar, atau justru menjadi bagian dari skenario yang lebih gelap?
Lebih mengusik lagi, waktu seolah berbicara. Baru sebulan MTQ berlalu, Surat Keputusan rolling jabatan terbit.Nama-nama yang sebelumnya berada di lingkaran kepanitiaan disebut-sebut muncul kembali dalam daftar pejabat yang “naik kelas”. Kebetulan? Atau pola yang terlalu rapi untuk diabaikan?
Tak berhenti di situ, dugaan lain menyebut dokumen administratif seperti CV hingga akta usaha telah disiapkan sebelum panggung MTQ dibuka. Jika benar, maka ini bukan sekadar persoalan etika—melainkan sinyal adanya perencanaan yang sistematis.
Publik kini dihadapkan pada satu pertanyaan krusial: apakah ini hanya desas-desus tanpa dasar, atau potongan puzzle dari praktik yang lebih besar?
Tanpa klarifikasi terbuka dari pemerintah daerah, ruang spekulasi akan terus melebar.
Di titik ini, peran lembaga pengawas seperti Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi krusial—bukan hanya untuk menguji kebenaran, tetapi juga menjaga kepercayaan publik yang mulai terkikis.
Karena ketika kegiatan keagamaan mulai dipertanyakan integritasnya, yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran—tetapi juga nilai.
Sebelum di publikasi,pihak redaksi sudah melakukan konfirmasi dengan pihak Pemda mimika,namun tak di respon dengan baik.
"Elang Kei"








































Komentar via Facebook