Veronika Meninggal di Tempat Kerja, Keluarga Soroti Kejanggalan dan Lambannya Respons
Langgur, TribunNusantara.web.id | Kematian seorang pekerja perempuan bernama Veronika di Kabupaten Maluku Tenggara menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar bagi keluarganya. Perempuan itu dilaporkan tak sadarkan diri di tempatnya bekerja pada 19 Februari 2026, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Karel Sadsuitubun.
Menurut keterangan keluarga, Veronika ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah perusahaan pengolahan mutiara di wilayah Kei Kecil Barat. Ia kemudian diantar oleh saudara kandungnya yang juga bekerja di perusahaan tersebut menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Setibanya di rumah sakit, keluarga mendapati kondisi korban memprihatinkan. Selain tidak sadarkan diri, disebutkan terdapat memar di sejumlah bagian tubuhnya. Keluarga mengaku hanya menerima penjelasan singkat bahwa korban “ketindisan”, tanpa uraian detail mengenai kronologi kejadian maupun keterangan resmi dari pihak perusahaan.
Merasa ada kejanggalan, pada pukul 23.00 WIT di hari yang sama keluarga mendatangi Polres Maluku Tenggara untuk membuat laporan. Namun keluarga menilai respons aparat lambat karena petugas belum segera mendatangi rumah sakit meski laporan telah disampaikan.
Keluarga menyebut mereka sempat menunggu cukup lama di rumah sakit sebelum akhirnya kembali ke Polres untuk meminta kejelasan. Sekitar pukul 05.00 WIT, polisi mendatangi rumah sakit untuk melakukan visum. Saat itu, Veronika dinyatakan telah meninggal dunia.
Proses visum tetap dilakukan dan pihak keluarga telah dimintai keterangan. Namun hingga kini, menurut keluarga, belum ada informasi lanjutan yang mereka terima terkait perkembangan laporan tersebut.
Di sisi lain, keluarga juga menyoroti sikap perusahaan yang dinilai kurang menunjukkan tanggung jawab moral. Mereka menyatakan tidak ada perwakilan perusahaan yang mendampingi korban secara resmi ke rumah sakit, serta tidak ada pernyataan belasungkawa yang disampaikan hingga korban dinyatakan meninggal dunia.
Keluarga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas penyebab kematian Veronika secara transparan dan profesional. Mereka juga meminta kejelasan dari pihak perusahaan terkait peristiwa yang terjadi di lingkungan kerja tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan dan perlindungan bagi pekerja, khususnya pekerja perempuan, serta perlunya respons cepat dalam penanganan dugaan insiden di tempat kerja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban dan perkembangan penyelidikan.








































Komentar via Facebook