Wabup Vially Rahantoknam Bacakan Sambutan Bupati Thaher: Dorong Nelayan Kecil Miliki Legalitas Kapal dan Terapkan e-Logbook
Langgur – TribunNusantara-Web.id |
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan komitmennya memperkuat posisi nelayan kecil melalui legalitas kapal perikanan dan pencatatan hasil tangkapan berbasis digital.
Pesan itu disampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati, C. Vially Rahantoknam, saat membuka kegiatan fasilitasi penerbitan Pas Kecil, Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP), dokumen kepemilikan kapal, serta pelatihan pencatatan hasil tangkapan ikan menggunakan e-Logbook di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718, Senin, 1 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Langgur ini merupakan kerja sama Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tual dengan GEF-6 CFI Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Project Manager GEF-6 CFI Indonesia, Dr. Adipati Rahmat Gumelar bersama tim; perwakilan PPN Tual, Jantje Hein Warawarin; jajaran pemerintah daerah; pimpinan instansi vertikal; hingga para peserta pelatihan dari kalangan nelayan.
Jawaban atas Kebutuhan Nelayan Kecil
Dalam sambutan yang dibacakannya, Vially Rahantoknam menegaskan program ini menjadi langkah nyata menjawab keterbatasan yang selama ini dihadapi nelayan kecil, mulai dari aspek legalitas, akses permodalan, hingga tata kelola hasil tangkapan.
“Penerbitan Pas Kecil, TDKP, dan e-BKP bukan hanya soal legalitas. Dokumen ini juga syarat utama bagi nelayan untuk mengakses bantuan pemerintah, permodalan, asuransi, hingga program peningkatan kapasitas. Dengan begitu, nelayan Maluku Tenggara akan lebih terlindungi dan siap berkompetisi,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Wabup Vially.
Ia menekankan, nelayan adalah pilar utama pembangunan daerah. Karena itu, setiap upaya penguatan kapasitas nelayan bukan sekadar program teknis, melainkan investasi jangka panjang bagi ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.
Data Akurat untuk Kebijakan yang Tepat
Selain penerbitan dokumen kapal, pelatihan pencatatan hasil tangkapan ikan melalui e-Logbook mendapat sorotan tersendiri. Data hasil tangkapan yang akurat dan transparan, menurut Bupati, menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
“Pencatatan yang baik akan menjamin keberlanjutan laut kita yang kaya. Karena itu, saya berharap seluruh peserta benar-benar memahami prosedur ini dan menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari,” lanjutnya.
Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
Apresiasi tinggi diberikan kepada PPN Tual, GEF-6 CFI Indonesia, serta semua pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
Sambutan yang dibacakan Vially menekankan agar kerja sama ini tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan menjadi langkah berkelanjutan memperkuat sektor kelautan dan perikanan di Maluku Tenggara.
Acara ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan oleh Wakil Bupati, disambut tepuk tangan peserta yang didominasi nelayan kecil.
Di balik formalitas seremonial, tersirat harapan besar: nelayan Maluku Tenggara kian berdaya, terlindungi secara hukum, dan mampu menjaga laut sebagai warisan hidup yang harus terus diwariskan.
Writter : Bruce Elang








































Komentar via Facebook