Waiting List Haji di Maluku Tenggara Capai 26 Tahun, Hanya Dua Jemaah Berangkat Tahun Ini

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 08 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Waiting List Haji di Maluku Tenggara Capai 26 Tahun, Hanya Dua Jemaah Berangkat Tahun Ini

Waiting List Haji di Maluku Tenggara Capai 26 Tahun, Hanya Dua Jemaah Berangkat Tahun Ini

Langgur, Tribunnusantara-web.id Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara resmi melepas dua calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Kloter 26 UPG Embarkasi Makassar, Jumat (8/5/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung di Langgur dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jemaah.

Dalam laporan yang disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tenggara Ratna Wati Tamnge, S.H, terungkap fakta bahwa daftar tunggu atau waiting list haji di daerah itu kini mencapai 900 jemaah dengan masa tunggu hingga 26 tahun.

“Waiting list Kabupaten Maluku Tenggara per 30 April sebanyak 900 jemaah dengan masa tunggu 26 tahun,” ungkapnya dalam sambutan resmi.

Ia menjelaskan, kuota haji Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2026 sebenarnya sebanyak tiga jemaah.

Namun, satu jemaah mahram bergabung dengan Kota Ambon sehingga total jemaah yang diberangkatkan dari Maluku Tenggara hanya dua orang.

“Kedua jemaah terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan,” jelasnya.

Dua calon jemaah haji tersebut tergabung dalam Kloter 26 UPG bersama jemaah asal Kota Ambon, Kota Tual, Maluku Tengah, Aru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Buru Selatan, hingga NTB.

Total jemaah dalam kloter tersebut mencapai 393 orang setelah bergabung dengan jemaah asal Papua Barat dan Sulawesi Selatan.

Calon jemaah haji Maluku Tenggara diberangkatkan dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur menggunakan pesawat Lion Air menuju Ambon pada Jumat pagi pukul 09.45 WIT.

Selanjutnya, para jemaah akan bermalam di Asrama Haji Waiheru Ambon sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makassar menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi.

“Jemaah Kloter 26 UPG Maluku akan ditempatkan di wilayah Raudhah sektor lima pada Al Sa’a Flower Hotel dengan jarak sekitar 3,1 kilometer dari Masjidil Haram,” katanya.

Selain pelayanan administrasi dan pengurusan visa, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maluku Tenggara juga telah melaksanakan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan, termasuk pemeriksaan kesehatan serta vaksin polio dan meningitis.

Sementara itu, sambutan Bupati Maluku Tenggara dibacakan Plt Sekretaris Daerah Maluku Tenggara, Rasyid, SE., M.Si menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua umat Islam bisa mendapatkannya.

“Meskipun jumlah jemaah tahun ini hanya dua orang, hal itu tidak mengurangi makna dan kekhususan acara ini. Kedua jemaah ini adalah perwakilan masyarakat Maluku Tenggara yang mendapatkan kehormatan untuk menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Rasyid membacakan sambutan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun.

Pemerintah daerah juga menitipkan pesan kepada para jemaah agar menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, menjaga kebersamaan, serta mendoakan Maluku Tenggara agar senantiasa diberikan keberkahan dan kemajuan.

“Semoga kedua jemaah haji kita kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat,” tutupnya.

(*****)