Wakil Ketua I STTIMASS Apresiasi Perjuangan Ketua DPRD Maluku untuk Wuarlabobar: Akses Transportasi Dibuka, Harapan Pendidikan Kian Terbuka

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 04 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Wakil Ketua I STTIMASS Apresiasi Perjuangan Ketua DPRD Maluku untuk Wuarlabobar: Akses Transportasi Dibuka, Harapan Pendidikan Kian Terbuka

Wakil Ketua I STTIMASS Apresiasi Perjuangan Ketua DPRD Maluku untuk Wuarlabobar: Akses Transportasi Dibuka, Harapan Pendidikan Kian Terbuka

Tanimbar, Tribunnusantara-web.id – Perjuangan menghadirkan layanan transportasi laut bagi masyarakat Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kali ini, apresiasi datang dari Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Teologi Injili Mahkota Sion Saumlaki (STTIMASS), Endang E. Kelmaskosu, S.Pd., M.Pd., yang menilai langkah Ketua DPRD Provinsi Maluku sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, ST., SH., sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kepulauan, khususnya dalam mendukung akses pendidikan.04/07/2026

Endang mengatakan, pelayanan transportasi laut yang diperjuangkan Benhur Watubun bukan sekadar membuka jalur pelayaran, tetapi juga membuka peluang pendidikan bagi generasi muda dari wilayah kepulauan.

  "Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Benhur George Watubun atas perjuangan menghadirkan bantuan transportasi laut bagi masyarakat Wuarlabobar. Ini merupakan bukti nyata bahwa pemimpin hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah kepulauan," ujarnya kepada Tribunnusantara.web.id, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, Kecamatan Wuarlabobar merupakan salah satu daerah yang setiap tahun mengirimkan banyak mahasiswa untuk menempuh pendidikan di STTIMASS Saumlaki. Namun, keterbatasan transportasi laut dan tingginya biaya perjalanan selama ini menjadi hambatan serius bagi mahasiswa dan keluarganya.

  "Mahasiswa dari Wunlah, Seira, Larat dan wilayah sekitarnya harus menempuh perjalanan panjang menuju Saumlaki. Biaya transportasi yang tinggi sering kali menjadi beban berat bagi orang tua, bahkan ada mahasiswa yang terpaksa menghentikan kuliahnya karena persoalan akses dan ongkos perjalanan," ungkap Endang.

Ia menilai, hadirnya layanan transportasi laut akan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan pendidikan masyarakat Wuarlabobar.

"Ketika akses transportasi semakin mudah, kesempatan anak-anak untuk melanjutkan pendidikan tinggi juga semakin terbuka. Ini bukan hanya soal kapal, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas bagi Tanimbar," katanya.

Endang menambahkan, kemajuan daerah kepulauan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemudahan masyarakat dalam mengakses pendidikan.

 "Jika akses dibuka, anak-anak Tanimbar memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menempuh pendidikan tinggi, kemudian kembali membangun kampung halamannya. Itulah semangat Duan Lolat yang sesungguhnya, saling menopang demi kemajuan bersama," ujarnya.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, STTIMASS, lanjut Endang, siap mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk memastikan mahasiswa asal Wuarlabobar dapat menyelesaikan studinya dan kembali mengabdi di daerah.

  "Kami siap menjadi mitra pemerintah dalam membangun Tanimbar melalui pendidikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan bagi daerah," tutupnya.

Penulis: JCS

Editor: Bruce Elang