Walikota Bodewin Serahkan KUA-PPAS 2027: Target Ekonomi Ambon Tumbuh 5,7%

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 30 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Walikota Bodewin Serahkan KUA-PPAS 2027: Target Ekonomi Ambon Tumbuh 5,7%

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Walikota Ambon Bodewin Wattimena resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD, Rabu (29/7/2026) di Ruang Paripurna DPRD Kota Ambon, Jalan Rijali.

Rapat Paripurna Ke-4 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 itu juga dirangkaikan dengan pengajuan Rancangan Peraturan Daerah Kumulatif Terbuka dalam Program Pembentukan Perda Kota Ambon Tahun 2026. Hadir Wakil Walikota Ely Toisutta, Forkopimda, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Bodewin menyebut KUA-PPAS 2027 adalah dokumen perencanaan keuangan yang memuat program-program prioritas pemerintah daerah, khususnya urusan konkuren: pelayanan dasar dan non dasar.

Untuk 2027, pendapatan daerah ditargetkan sebesar *Rp1.134.493.997.477*. Angka ini naik 0,73% dibanding target APBD 2026.

"PAD kita dianggarkan Rp247.556.496.000. Ini yang harus terus kita genjot bersama. Kalau ingin punya celah fiskal memadai, satu-satunya pilihan adalah meningkatkan PAD," tegas Bodewin.

Sementara pendapatan transfer dari pusat diproyeksikan Rp886.937.470.399. Bodewin menyebut angka ini masih asumsi menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Di sisi belanja, total diusulkan *Rp1.078.743.997.477*. Turun 16,64% dari APBD 2026. Rinciannya: belanja operasi Rp924.636.038.188, belanja modal Rp55.500.000.000, dan belanja transfer Rp91.000.000.000.

Untuk pembiayaan daerah, diproyeksikan defisit *Rp55.750.000.000* dengan penerimaan pembiayaan Rp1 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp56.650.000.000.

Secara teknis, KUA-PPAS 2027 memuat *617 program* yang menjadi acuan setiap OPD.

Bodewin memaparkan asumsi makro 2027. Di tengah proyeksi ekonomi nasional yang menguat, Pemkot Ambon menargetkan pertumbuhan ekonomi *5,7%*.

"Target ini kita tetapkan dengan asumsi pertumbuhan nasional, tapi juga upaya kita menguatkan sektor UMKM dan pariwisata sebagai bantalan menghadapi tekanan ekonomi," ujarnya.

Target lainnya:

1.  Angka kemiskinan*: 4,9%. Saat ini di 4,34%

2.  Inflasi*: 1,5% - 3,5%

3. Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan turun seiring pembukaan ruang investasi

"2027 adalah tahun ketiga RPJMD 2025-2030. Arahnya adalah akselerasi transformasi digital dan ekonomi kreatif untuk Ambon yang berdaya saing," kata Bodewin.

Selain KUA-PPAS, Walikota juga mengajukan Ranperda dalam program pembentukan Perda 2026. Ia berharap Perda yang dihasilkan menjawab kebutuhan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan, dan penguatan kelembagaan.

"Ini aspiratif. Tujuannya satu: memberikan kebaikan terbaik kepada masyarakat yang kita cintai," tutup Bodewin.

KUA-PPAS 2027 selanjutnya akan dibahas tim anggaran pemerintah daerah bersama Banggar DPRD untuk disepakati bersama.

(H.R)