Walikota Bodewin Wattimena: Akhlak Rasulullah Fondasi Utama Bangun Ambon Manise yang Berkualitas dan Berkelanjutan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 30 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Walikota Bodewin Wattimena: Akhlak Rasulullah Fondasi Utama Bangun Ambon Manise yang Berkualitas dan Berkelanjutan

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M yang digelar Majelis Taklim Al Madinah Pemerintah Kota Ambon di Gedung Islamic Center Waehaong, Rabu (30/9/2026), menjadi momen penting untuk menyatukan tekad seluruh elemen Pemkot Ambon dan masyarakat dalam membangun kota yang lebih baik, berakhlak, dan sejahtera.

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, hadir langsung dan memberikan arahan strategis dalam acara yang dihadiri Wakil Walikota Ambon Eli Toisutta, unsur Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Maluku Rohani Vanath, Kakanwil Kemenag Kota Ambon, Ketua LPTQ Kota Ambon, Ketua Baznas Kota Ambon, seluruh Pimpinan OPD Pemkot Ambon, serta pengurus dan anggota Majelis Taklim Al Madinah.

-Maulid Bukan Ritual Tahunan, Tapi Panggilan untuk Meneladani

Dalam sambutannya, Walikota menegaskan bahwa peringatan kelahiran Rasulullah SAW bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, Maulid adalah momentum untuk kembali meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan nyata, terutama bagi para pemimpin dan pejabat yang diberi amanah melayani masyarakat.

"Rasulullah mengajarkan kita menjadi pribadi yang jujur, amanah, cerdas, dan peduli sesama. Nilai-nilai inilah yang harus kita terapkan saat menjalankan tugas pemerintahan. Bukan sekadar kata-kata, tapi harus terwujud dalam pelayanan yang nyata dan tulus kepada masyarakat."

-Punya Kompetensi Tanpa Akhlak, Percuma — Inilah Standar Aparatur Ambon

Mengusung tema: "Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah, Membangun SDM Berkualitas, Melayani Sepenuh Hati untuk Ambon Manise yang Inklusif dan Berkelanjutan", Walikota menegaskan prinsip tegas bagi seluruh jajaran Pemkot Ambon:

"Pintar saja tidak cukup. Punya jabatan dan kemampuan, tapi tanpa integritas dan akhlak yang baik — semuanya percuma. Orang pintar tanpa akhlak justru bisa merusak. Punya niat melayani tapi tidak tulus hati, juga percuma. Semua harus lengkap — satu paket: kompetensi, integritas, kepedulian, dan ketulusan melayani. Itulah standar yang harus dimiliki setiap aparatur di Kota Ambon."

Kualitas pelayanan, tegasnya, harus dirasakan langsung oleh warga. Ketika masyarakat kesulitan, pemerintah harus hadir, tahu, dan menolong — bukan sebaliknya.

-Keteladanan Nabi Harus Hidup Setiap Hari, Bukan Sekadar Saat Maulid

Walikota mengingatkan agar semangat kebaikan tidak hanya muncul saat perayaan Maulid saja, melainkan menjadi budaya yang dijalankan setiap waktu.

"Jangan sampai kita mendengarkan pesan ini hari ini, lalu menunggu setahun lagi baru kembali. Tidak boleh! Nilai-nilai kebaikan ini harus kita jalankan setiap hari, di mana pun kita berada. Jika kita semua melakukannya, maka Ambon ini akan benar-benar aman, damai, dan tenteram."

Beliau juga menekankan pembangunan tidak bisa dilakukan sendirian. Peran ibu-ibu Majelis Taklim sangat luar biasa — melalui pengajian, pembinaan akhlak, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan, tanpa disadari telah membentuk karakter masyarakat yang lebih baik, yang pada akhirnya mendukung langsung upaya pembangunan Kota Ambon.

-Tutup dengan Harapan: Ambon Manise, Dimulai dari Kita

"Kita ingin Ambon tumbuh sebagai kota yang manis, inklusif, tinggi toleransinya, dan berkelanjutan. Semua itu tidak dimulai dari orang lain, tapi dari diri kita sendiri — sebagai manusia yang berakhlak, berintegritas, dan bersemangat melayani."

Walikota menyampaikan apresiasi mendalam kepada Majelis Taklim Al Madinah Pemkot Ambon, dan berharap seluruh anggota dapat menjadi teladan nyata bagi rekan-rekan di lingkungan kerja masing-masing OPD.

"Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, dan menemukan kembali semangat memberikan yang terbaik — bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Kota Ambon yang kita cintai."

(H.R)