Waspada Pinjaman Ilegal! OJK Maluku Manfaatkan Momen Adat Pukul Sapu Lidi Sosialisasi di Negeri Morella

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 28 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Waspada Pinjaman Ilegal! OJK Maluku Manfaatkan Momen Adat Pukul Sapu Lidi Sosialisasi di Negeri Morella

Morella,Tribun-nusantara.web.id. Perhelatan adat Pukul Sapu Lidi di Negeri Morella tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Maluku untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Manager OJK Maluku, Rovel Ayal, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya bukan sekadar simbolis, melainkan strategi jitu untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa dengan pesan-pesan edukasi finansial yang penting.

“Tradisi ini menjaga warisan leluhur, dan ini sejalan dengan misi kami mendorong masyarakat agar lebih mengenal serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang resmi dan aman,” ujar Rovel saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (28/03/2026).

Waspada Investasi Ilegal

Rovel menjelaskan, pihaknya terus mengedukasi warga untuk memahami berbagai instrumen keuangan, baik dari perbankan maupun lembaga pembiayaan, agar akses ekonomi masyarakat semakin mudah dan terpercaya.

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. “Kami himbau agar menghindari produk keuangan ilegal yang tidak memiliki izin resmi. Teknologi memang memudahkan, tapi risikonya sangat tinggi jika tidak digunakan melalui jalur yang benar,” tegasnya.

Program "Gencarkan" Merambah Desa

OJK Maluku terus gencar menjalankan program Gencarkan (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang telah menyentuh berbagai desa dan kelurahan, termasuk di Negeri Morella. Daerah ini dinilai sangat strategis karena masyarakatnya dikenal terbuka dan mudah menerima inovasi.

“Morella menjadi sasaran penting karena masyarakatnya sangat inklusif. Kami hadir agar warga bisa mengambil keputusan keuangan yang tepat dan bijak,” jelas Rovel.

Program edukasi ini rencananya akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026 dan mencakup seluruh kabupaten/kota di Maluku.

OJK juga mencatat tingginya minat masyarakat terhadap fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap cerdas dan bertanggung jawab dalam mengelola pinjaman tersebut.

Harapan Tradisi Go Internasional

Rovel juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Negeri Morella yang telah melibatkan OJK dalam kegiatan adat tersebut.

Ia berharap, tradisi Pukul Sapu Lidi tidak hanya menjadi agenda lokal, tapi bisa dikenal hingga kancah internasional.

“Kami berharap kegiatan ini semakin mendunia, sehingga dunia tahu bahwa Maluku adalah negeri adat yang kaya nilai dan harus terus dijaga serta dilestarikan,” pungkasnya

(HR).