Yacop Ulukyanan Nilai Ketua OKK KNPI Maluku Abaikan Etika Organisasi, Desak Evaluasi Jabatan
Yacop Ulukyanan Nilai Ketua OKK KNPI Maluku Abaikan Etika Organisasi, Desak Evaluasi Jabatan
Maluku Tenggara Tribunnusantara-web.id – Aktivis Maluku Tenggara, Yacop Ulukyanan, melontarkan kritik keras terhadap Ketua OKK DPD KNPI Provinsi Maluku, Hamid Fakoubun. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Hamid dalam polemik Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Maluku Tenggara dinilai tidak mencerminkan etika organisasi dan justru memperkeruh situasi.05/06/2026
Yacop mengatakan, seorang Ketua OKK seharusnya menjalankan fungsi organisasi dengan membantu Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku melakukan konsolidasi kepengurusan KNPI di seluruh kabupaten dan kota, termasuk mengawal pelaksanaan Musda agar berjalan sesuai mekanisme organisasi.
"Ketua OKK mestinya menjadi perekat organisasi, bukan malah tampil seolah-olah menjadi pihak yang mempertentangkan keputusan organisasi sendiri," tegas Yacop.
Menurutnya, Musda KNPI Maluku Tenggara telah dilaksanakan berdasarkan mekanisme organisasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa caretaker KNPI Maluku Tenggara menerima mandat langsung dari DPD KNPI Provinsi Maluku untuk menyelenggarakan Musda, sehingga kewenangan penuh atas pelaksanaannya berada pada tingkat provinsi.
Yacop juga menilai Hamid Fakoubun terlalu jauh mencampuri proses yang, menurutnya, telah memiliki mekanisme penyelesaian di internal organisasi.
"Kalau ingin berbicara soal AD/ART, pahami dulu mekanisme organisasi secara utuh. Jangan datang belakangan lalu merasa paling tahu terhadap proses yang berlangsung di Maluku Tenggara," ujarnya.
Lebih lanjut, Yacop menyatakan bahwa yang dibutuhkan KNPI saat ini adalah konsolidasi organisasi dan pelaksanaan program kepemudaan, bukan polemik yang berpotensi memperdalam perpecahan.
"KNPI membutuhkan pengurus yang fokus membangun organisasi dan menjalankan program kerja, bukan sibuk mencari panggung di tengah dinamika Musda," katanya.
Di akhir pernyataannya, Yacop berharap DPD KNPI Provinsi Maluku melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus agar organisasi tetap berjalan sesuai etika dan aturan yang berlaku.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook