“Roda Harapan” MMLWF: Kursi Roda untuk Pasien, Kisah Haru di Dua Rumah Sakit Semarang

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 12 September 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

“Roda Harapan” MMLWF: Kursi Roda untuk Pasien, Kisah Haru di Dua Rumah Sakit Semarang

Semarang, TribunNusantara.web.id | Yayasan Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) kembali menorehkan jejak kebaikan melalui program “Wheels of Hope” atau Roda Harapan. Pada 11–12 September 2025, yayasan ini mendonasikan kursi roda kepada pasien di dua rumah sakit besar Semarang: RSUP dr. Kariadi dan RS Panti Wilasa Dr. Cipto.

Masing-masing rumah sakit menerima lima kursi roda. Meski jumlahnya tak banyak, maknanya terasa begitu dalam. Sebab bagi sebagian pasien, kursi roda bukan sekadar alat bantu, melainkan jalan pulang dengan lebih bermartabat.

Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan. Beberapa pasien yang sebelumnya hanya bisa pulang digendong keluarga kini dapat kembali ke rumah dengan kursi roda mereka sendiri.

“Saya sangat beruntung. Kemo kali ini saya bisa pulang dengan kursi roda. Selama ini, saya selalu digendong,” tutur seorang manula, matanya berkaca-kaca.

Seorang remaja penerima kursi roda juga tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya.

“Saya ingin sembuh dari lupus dan kanker yang saya derita. Hari ini saya bahagia sekali karena mendapat hadiah kursi roda,” ujarnya lirih.

Yayasan yang berdiri sejak 22 Desember 2006 itu memang berfokus pada pendampingan anak-anak disabilitas dan lansia yang membutuhkan uluran tangan. Selama masa pandemi, MMLWF menjalin kolaborasi erat dengan RS Kariadi dan RS Panti Wilasa dalam berbagai kegiatan amal. Dukungan penuh diberikan antara lain oleh Dr. Yoseph Chandra, M.Kes (Penasehat RS Panti Wilasa Dr. Cipto) dan Vivi Vira Viridianti (Manajer Hukum & Humas RS Dr. Kariadi).

Program Wheels of Hope tak hanya ditujukan untuk pasien di Semarang. Sejak Juni 2025, kegiatan ini mendapat dukungan Marriott Business Council Jakarta, dengan cakupan wilayah Jakarta, Sleman, hingga kini Semarang. Citilink Indonesia turut memberi kontribusi berupa tiket pesawat, sementara donatur lokal seperti Yenny Sutanto, pemilik Horapa Seafood & Thai Kitchen, ikut menopang kegiatan ini.

Apresiasi juga diberikan kepada PT Auto Logistik serta para remaja yang ikut menyumbangkan tenaga dan dana: Daniella R. Citra (London), Malika Djajadiningrat (Jakarta), Warren G. Sebastian (Taipei), Laetitia P. (Amerika), dan Leony Santoso, seorang pengusaha asal Semarang.

Sebagai bentuk penghormatan, MMLWF mengangkat Vivi Vira sebagai Icon Humas RS 100 CTFP Indonesia dan Dr. Yoseph Chandra, M.Kes sebagai Icon Dokter 100 CTFP Indonesia.

Dengan kursi roda yang bisa dibawa pulang, MMLWF berharap pasien-pasien yang tengah berjuang melawan kanker, lupus, thalasemia, atau bahkan kehilangan anggota tubuh, dapat merasakan bahwa mereka tak sendirian. Di balik setiap roda yang berputar, ada harapan yang terus menyala.
 

Writter : Bruce Elang